This Is How I Speak of Love..

8:01:00 AM

Everyone speaks different language of love.

Nak, nanti ketika kamu cukup besar untuk bisa membaca dan memahami blog Mama, kamu akan tau bahwa ungkapan itu benar adanya. Bahasa cinta itu banyak, banyak sekali. Bisa jadi ada yang tidak kita mengerti dan sering sekali berbeda dengan yang kita gunakan.

Anakku sayang, Mama menulis ini saat kamu 20 bulan. Beratmu 13 kilo, tinggimu 91 cm dan kamu sedang belajar berbicara. Ucapan favoritmu saat ini adalah "Mama Mimi Dua !". Nak, Mama ingin bilang bahwa Mama sayang sekali sama Keenan. Kelak akan ada saat dimana Mama bukan orang yang Keenan senangi, mungkin kita akan berbeda pendapat atau mungkin Mama membuatmu kesal karena tidak mengizinkanmu melakukan hal yang kamu suka. Tapi ketahuilah ini....

Kamu adalah alasan rak buku Mama penuh dengan buku-buku kehamilan dan perawatan anak. Karena Mama ingin memperlakukanmu dengan benar sejak awal. Mama tidak ingin membawa kamu ke dunia ini tanpa ilmu yang memadai. Mama tidak ingin ketidaktahuan Mama merugikanmu. Dan semua ini Mama lakukan bahkan sebelum Mama bisa memelukmu atau melihatmu dengan langsung.

Kamu adalah alasan Mama mempelajari Tata Kelola Keuangan. Karena Mama ingin memastikan kami mampu mendukungmu dijalan dan pendidikan manapun yang kamu mau. Mama ingin mampu memberikan kehidupan yang layak untukmu.

Kamu adalah alasan Mama ingin sehat. Karena menjadi sakit dan sampai menularimu adalah mimpi buruk untuk Mama. Mama ingin hidup, karena Mama ingin mendampingimu, menjagamu. Semua yang tidak mampu mama lakukan jika Mama tidak sehat. Mama ingat teman Mama bertanya kesan Mama menjadi seorang Ibu beberapa hari setelah kamu lahir. Mama jawab "Sekarang saya takut mati" 

Kamu adalah alasan Mama mendengarkan webinar perkembangan anak saat rehat bekerja. Karena ilmu terus berkembang, terus bertambah dan Mama ingin tahu itu semua untuk memastikan perkembanganmu baik. 

Kamu adalah alasan Mama mengunjungi satu persatu playgroup, TK dan SD di Sukabumi. Karena Mama ingin tahu sekolah mana yang terbaik untukmu kelak dan menyiapkan dananya sejak dini. Sebuah hal yang mungkin akan Mama ulangi jika ditengah jalan kita pindah rumah. 

Kamu adalah alasan Mama menyiapkan banyak obat-obatan dirumah. Mama ingin memiliki penawar kalau-kalau kamu sakit. Berkaca dari beberapa keluarga kita yang pernah terjadi sesuatu saat demam, Mama dan Papa sangat takut setiap kali kamu demam meskipun hanya demam pasca vaksinasi. 

Pilihan Mama jatuh ke Tempra Syrup, sebagai amunisi sekaligus penenang hati Mama. Dari banyaknya pilihan Mama menjatuhkan pilihan kepada Tempra Syrup karena memiliki dosis yang pas. Mama tidak mau obat yang Mama berikan over dosis ataupun kurang dosis. Harus tepat supaya bekerja dengan baik. Juga tidak perlu di kocok, karena dalam panik Mama sering kali melupakan hal itu. Tempra Syrup ini langsung larut 100%. Dan yang terpenting, aman di lambungmu. Mama tidak mau mengobati demam tapi menjadi sebab lambungmu sakit nak. 


Nak, dari banyaknya kekurangan Mama, ketidak sempurnaan Mama. Ketahuilah bahwa setiap hal yang Mama lakukan dan disetiap harinya semua untukmu, kebaikanmu. Bahasa cinta ini mungkin sama atau bisa jadi berbeda dari yang kamu lihat disekitarmu. Tapi mama harap...

Kamu mengerti. 
This is how i speak of love, toward you..
The love of my life. 


Disclaimer : Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan 
oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.







You Might Also Like

0 comments

Powered by Blogger.